Film Hanya Manusia, Kapolda: Tugas Polisi Itu Berat

0
63
Irjen Pol Dr H. Rycko Amelza Dahniel

BERITA SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menggelar nonton bareng (Nobar) bersama jajaran TNI, awak media dan masyarakat.

Nobar film ‘Hanya Manusia’ yang digelar di studio 4 XXI Paragon, pada Sabtu 9 November 2019 menceritakan figur polisi pahlawan masa kini, yakni polisi yang bekerja dengan ikhlas meninggalkan kepentingan pribadi demi kepentingan rakyat.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Dr H. Rycko Amelza Dahniel mengatakan, pesan dari film ini menunjukkan bahwa polisi juga manusia yang punya latar belakang masalah pribadi yang memerlukan pengakuan dan keterampilan, namun di sisi lain juga harus mampu melindungi masyarakat.

“Salah satu tugas daripada Bareskrim adalah untuk mengungkap kasus. Tadi kita melihat bagaimana cara untuk mengungkap kasus, tapi hanya salah satu contoh yang difilmkan. Kan tidak bisa mengungkap kasus dalam waktu 45 menit,” jelas Kapolda.

“Kalau saya kan sepanjang karir, saya di reserse, nontonnya gregetan juga,” tambah Kapolda.

Menurutnya, tugas polisi itu berat, selain membantu masyarakat juga tentu mempunyai masalah pribadi. “Selain mengayomi dan melindungi masyarakat ada juga masalah pribadi yang terkadang harus dikesampingkan demi kepentingan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Film berdurasi 1 jam 31 menit ini bercerita tentang beberapa perwira reserse Polri di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, dimana para reserse muda itu berhasil membongkar kasus besar perdagangan manusia (human trafficking) yang dilakukan sebuah sindikat. Diceritakan bahwa korban perdagangan manusia itu adalah gadis di bawah umur.

Film Hanya Manusia yang dibintangi Prisia Nasution, Lian Firman, dan Yama Carlos tersebut merupakan film hasil karya Divisi Humas Polri yang resmi tayang di Bioskop tanah air sejak Kamis (7/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi menambahkan bahwa polisi dan TNI juga manusia yang punya rasa, punya karsa.

Untuk itu, Pangdam meminta partisipasi masyarakat untuk turut menciptakan keamanan masyarakat, karena kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian saja, namun juga tanggung jawab kita bersama.

“Kita semua sebagai warga Negara harus menciptakan rasa aman bagi kita sendiri,” kata Pangdam. (Nining)

Biro Semarang