KAI Daop 4 Prediksi Nataru 2019 Kenaikan Penumpang 5 Persen

0
21
Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso

BERITA SEMARANG – Jelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang memprediksi akan ada kenalkan volume penumpang sebesar 5 persen menjadi 463.432 penumpang yang mana tahun 2018 sebesar 441.364 penumpang. 

Tahun ini, KAI menetapkan masa Angkutan Nataru 2019/2020 selama 18 harl mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020. 

“KAI memperklrakan keberangkatan KA tanggal 22 dan 29 Desember sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api,” ujar Ka Daop 4 Semarang, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso saat Press Conference Persiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru KAI dan Sosialisasi Gapeka 2019 di Kantor Daop 4 Semarang, Jumat (29/11/2019)

Sementara, untuk tiket KA jarak jauh reguler Nataru 2019/2020 dapat dibeli sejak 19 November 2019 atau H-30 keberangkatan di seluruh kanal resmi penjualan tiket kereta api seperti aplikasi KAI Access, situs kai.id dan lainnya. 

Untuk KA Lokal, tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan melalui aplikasi KAI Access atau 3 jam sebelum keberangkatan di loket stasiun.

 “Dalam mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang, KAI Daop 4 Semarang selain menjalankan 81 KA penumpang regular juga menjalankan KA Tambahan Nataru 12 KA terdiri dari 4 KA Daop 4 Semarang dan 8 KA melewati Daop 4 Semarang, yang dapat dipesan mulai tanggal 25 November 2019 di seluruh kanal penjualan,” jelas Ka Daop.

Untuk KA Tambahan Daop 4 Semarang sendiri antara lain, Argo Muria Fakultatif relasi Semarang Tawang-Gambir (PP) ada 2, Argo Sindoro Fakultatlf Semarang Tawang Gambir (PP) 2, Sembranl Fakultatlf Surabaya Pasarturl Gamblr (PP) 2, Matarmaja Nataru Malang-Pasar Senen (PP) 2, Brantas Nataru Blitar-Pasar Senen (PP) 2, dan Kertajaya Nataru Surabaya Pasarturl-Pasar Senen PP 2.

Selama masa Angkutan Nataru 2019/2020 berlangsung, PT. KAI Daop 4 Semarang menyediakan kapasitas tempat duduk sebanyak 52.040 kursi yang diangkut oleh seluruh KA di wilayah Daop 4 Semarang ke berbagal tujuan. 

Diungkapkan, dalam mengantisipasi datangnya musim hujan yang bertepatan dengan masa Angkutan Nataru 2019/2020, PT. KAI Daop 4 Semarang menylapkan sejumlah petugas ekstra berjumlah 192 perugas yang akan bersiaga 24 jam di daerah daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang.

Beberapa contoh daerah rawan tersebut yakni antara Gundih Karangsono yang rawan longsor dan ambiesan, Semarang Tawang Alastua yang rawan banjir dan Krengseng Batang yang rawan longsor dan banjir. 

Selain menyediakan petugas ekstra, KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan 573 personel keamanan yang melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya.

”Guna membantu kelancaran pelayanan penumpang, selama masa Angkutan Nataru 2019/2020 cuti tahunan pegawai KAI ditangguhkan,” tandas Ka Daop.

Terkait Gapeka, per 1 Desember 2019, PT. KAI memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019. “Penetapan Gapeka 2019 ini untuk menggantikan Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI,” ujarnya.

Ka Daop menegaskan, Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan.

“Keunggulan Gapeka 2019 dibandingkan tahun 2017 ialah melayani lebih banyak KA dari 71 KA menjadi 81 KA atau naik 15 persen, penambahan kecepatan prasarana, penambahan kapasitas lintas melalui jalur ganda, dan memfasilitasi hadirnya KA-KA baru dengan yakni KA Dharmawangsa, relasi Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen PP, dan KA Sancaka Utara, relasi Surabaya Pasar Turi-Cepu-Gambringan-Kutoarjo (PP),” terangnya.

Penggunaan Gapeka 2019 ini juga akan berdampak pada perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api, perubahan waktu tempuh, perubahan relasi KA, dan perubahan nama beberapa stasiun dengan rincian sebagai berikut:

Perubahan jadwal KA seperti, KA Argo Bromo Anggrek dari Gambir ke Surabaya Pasarturi yang semula berangkat pada pukul 09.30 WlB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 08.15 WIB atau lebih awal 75 menit, dan lainnya. 

“KAI selalu berorientasi kepada kepuasan pelanggan dalam menentukan kebijakan perusahaan. Melalui Gapeka 2019, kami berharap semakin banyak lagi masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kereta api,” pungkasnya. (Nining)

Biro Semarang