Gunawan Sniper, Bupati Bekasi Harus Tegas Tentukan Pendamping

0
142
Gunawan (LSM Sniper)

BERITA BEKASI – Soal pemilihan calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi yang terkesan tarik ulur mulai mendapat sorotan dari Ketua Umum (Ketum) LSM Solidaritas Nasionalis Intelektual Peduli Rakyat (Sniper) Indonesia Gunawan.

Menurut Gunawan, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja harus tegas menentukan nama yang akan mendampinginnya disisa masa jabatan periode 2017-2022.

“Bupati jangan bikin bingung dengan ketidak pastian calon Wakil Bupati yang hingga hari ini belom jelas dan makin ramai jadi bahan perbincangan ditengah masyarakat,” terangnya, kepada Beritaekspres.com, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Gunawan, faktanya, Eka Supria Atmaja sampai sekarang masih menjomblo. Jadi untuk apa kemarin dibuka pendaftaran Cawabup hingga pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) di Dewan Perwakilan Rayakat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

“Buat apa dibuka pendaftaran sama pembentukan Panlih kalau sampai saat ini belum adanya ketegasan yang signipikan siapakah calon yang akan pendapinginya. Kita semua butuh ketegasan Eka dalam menentukan sikap soal siapa yang akan mendampinginya,” ulas Gunawan.

Gunawan juga menambahkan, dalam menjalankan roda Pemerintahan Bupati Bekasi mesti memiliki Wakil bertujuan untuk Pemerataan pembangunan baik dari segi infrastruktur, pelayanan maupun meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Seorang Bupati butuh pendamping demi menjalankan roda pemerintahannya, karena masih banyak perkerjaan rumah yang harus diselesaikan baik itu pemerataan pembangunan, kesejahteraan untuk masyarakat dan masih banyak lagi permasalahan lainya yang harus di perhatikan.

“Kabupaten Bekasi itu luas ngak bisa diselesaikan sendiri. Maka dari itu, kami selaku penyampai pesan masyarakat meminta Bupati Bekasi, Eka, harus punya pernyataan sikap yang tegas soal siapa Wakilnya,” ungkap Gunawan.

Diakui Gunawan, awalnya kami menolak dengan bakal adanya wakil dan memberikan kesempatan penuh kepada Bupati Eka Supria Atmaja untuk Sendiri, tetapi setelah kita evaluasi dan kita perhatikan, ternyata makin banyak permasalah yang muncul di Kabupaten Bekasi.

“Kalau kita melihat keadaan, keberadaan wakil sangat perlu untuk membantu peranan pemimpin tertinggi di daerah Kabupaten Bekasi. Dalam UU juga jelas perlunya Bupati berpasangan dengan Wakil Bupati,” ucapnya.

Jangan sampai tambah Gunawan, Bupati Eka Supria Atmaja disisa masa jabatannya 18 bulan ini malah mengulur ulur itu (Pemilihan Cawabup), Bupati punya kewajiban untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Bupati. Jangan Bupati mau jomblo nanti yang akan rugi golkar dan masyarakatnya.

“Kerna Eka selama menjabat menjadi definitip Bupati Bekasi yang ada kegagalan di Kabupaten Bekasi, bukan keberhasilan,” pungkasnya. (Mul/De)