Kacab BPJS Cikarang, Santunan BP Jamsostek Naik

0
90

BERITA BEKASI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kini telah berganti nama panggilan dan penulisan menjadi BP Jamsostek. Pemakaian nama panggilan baru ini dimaksudkan agar masyarakat tak kebingungan membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Perubahan nama ini seiring dengan perubahan manfaat yang akan diterima peserta BP Jamsostek.

Kepada Beritaekspres.com, Achmad Fatoni, selaku Kepala Kantor Cabang (Kacab) Bekasi Cikarang mengatakan, peningkatan manfaat di peruntukan untuk program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja. Untuk program jaminan kematian ada peningkatan manfaat dari yang sebelumnya total santunan Rp24 juta menjadi Rp42 juta.

“Selain itu, manfaat beasiswa untuk anak pun juga bertambah dari yang awalnya hanya untuk 1 orang anak dengan total Rp12 juta menjadi untuk 2 orang anak dengan total Rp174 juta. Beasiswa ini untuk pendidikan anak dari SD hingga Perguruan Tinggi,” jelasnya, Rabu (18/12/2019).

Dilanjutkan Achmad, untuk program jaminan kecelakaan kerja ada peningkatan manfaat biaya transportasi untuk angkutan darat menjadi Rp5 juta dari awalnya Rp1 juta, angkutan laut menjadi Rp2 juta dari awalnya Rp1,5 juta dan angkutan udara menjadi Rp10 juta dari awalnya Rp2,5 juta.

“Kemudian pada PP terbaru terdapat manfaat layanan tambahan berupa homecare dengan pertanggungan sebesar Rp20 juta,” katanya.

Selanjutnya untuk santunan sementara tidak mampu bekerja pun ikut mengalami kenaikan, dari yang awalnya dibayarkan 100 persen untuk 6 bulan pertama menjadi dibayarkan 100 persen untuk 12 bulan pertama dan 50 persen untuk bulan seterusnya hingga sembuh.

Selain itu tambah Achmad, peserta yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, juga akan mendapatkan kenaikan manfaat yang sama yaitu santunan kematian Rp42 juta dan beasiswa untuk 2 orang anak sebesar Rp174 juta.

“Diharapkan dengan adanya kenaikan manfaat ini dapat menjadi angin segar bagi para pekerja. Selain pekerja semakin produktif dan dapat bekerja tanpa aman dan nyaman juga diharapkan dengan kenaikan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya,” pungkas Achmad. (De/Mul)