Pinang Luar Kubu Raya Jadi Desa Percontohan Nasional

0
206
Pemerintah Kubu Raya

BERITA KUBU RAYA – Prestasi membanggakan diraih Desa Pinang Luar Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Pinang Luar mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI sebagai Desa Percontohan dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa. Penghargaan diserahkan Pelaksana Tugas Kepala BPPK Kementerian Keuangan Kusman Adji di Jakarta, Rabu (18/12/2019) lalu.

Dari seluruh Desa se-Indonesia, hanya empat Desa yang mendapatkan penghargaan Desa Percontohan Tahun 2019, yakni Pinang Luar dari Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, Paoh Benua dari Sintang Provinsi Kalimantan Barat, Wakasihu dari Maluku Tengah Provinsi Maluku dan Bakau Hulu dari Aceh Selatan Provinsi Aceh.

Kepada Beritaekspres.com, Kusman Adji menerangkan, penghargaan dimaksud merupakan hasil evaluasi dari Tim Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan (KNPK) Kementerian Keuangan terhadap pengelolaan keuangan dan aset Desa di Desa Pinang Luar sepanjang 2019.

Diterangkan Kusman, Tim Pusdiklat KNPK melakukan evaluasi langsung sebanyak dua kali melalui penilaian administrasi dan Focus Group Discussion (FGD) kepada beberapa Desa terpilih se-Indonesia. Selanjutnya dilakukan penetapan pemenang Desa Percontohan.

“Kami berharap Desa penerima penghargaan mampu mempertahankan pola pengelolaan keuangan dan aset Desa yang telah dilakukan dengan baik. Dan diharapkan pula penghargaan ini menjadi motivasi kepada Desa-Desa lain untuk mencapai prestasi yang sama,” tuturnya, Jumat (20/12/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Kekayaan Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, mengaku bangga atas prestasi yang ditunjukkan Desa Pinang Luar.

Rini menyebut, penilaian dari pihak kementerian dilakukan tanpa sepengetahuan Desa dan Kabupaten. “Kami tentunya bangga atas prestasi ini. Karena ini penilaian murni berdasarkan apa yang sudah dijalankan Desa,” ujarnya.

Ditambahkan Rini, Desa dan Kabupaten tidak mengetahui bahwa evaluasi yang dilakukan oleh tim Kementerian Keuangan merupakan bentuk penilaian. “Jadi semua yang ditampilkan desa adalah benar-benar sesuai dengan keadaan desa sebenarnya,” pungkas Rini. (As)

Biro Kalimantan Barat