Boss PT. RAP Diciduk, Polisi Temukan Satu Laci Penuh Stempel

0
69
Kantor PT. RAP milik RK

BERITA BEKASI – Kabar penangkapan bigboss PT. Ratu Angun Pribumi (RAP), RK sempat mengejutkan masyarakat Kabupaten Bekasi, khsusnya dikalangan para sosial control yang dilakukan Polda Metro Jaya. Pasalnya, PT. RAP tengah dilaporkan sekelompok mahasiswa Pelita Bangsa yang tergabung dalam Aliansi Kampus Bekasi (Aksi) ke Kejaksaan Negari (Kejari) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Delapan petugas Kepolisian dari Polda Metro Jaya (PMJ) bersama salah seorang Aparatur Desa Sukamahi, RZ dan Ketua RT06/RW03 setempat, MN, tiba disebuah rumah yang dijadikan Kantor PT. RAP milik, RK yang mengerjakan proyek pembangunan Gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/2/2020) sore.

Dalam pengeledahan, selain 2 perangkat computer dan 3 dokumen dalam map, petugas juga sempat kaget, karena menemukan satu laci kerja di Kantor PT. RAP yang penuh berisi berbagai macam stempel mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga tingkat Dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Polisi datang sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan, Mobil jenis Honda yakni Mobilio berplat F, tapi saya ngak sempat hapal nomor platnya. Satu lagi pake kendaraan motor. Ada aparatur Desa sama Pak RT juga,” kata sumber kepada Beritaekspres.com, Rabu (19/2/2020).

Waktu pengerebekan lanjut sumber, petugas Kepolisian Polda Metro Jaya dilokasi, sempat menanyakan terkait kasus proyek pembangunan Gedung SMPN 3 Karang Bahagia, Cikarang Utara kepada RK namun RK hanya menjawab bahwa dirinya akan memenuhi panggilan pihak Kejaksaan Cikarang.

“Waktu itu, petugas sempat menannyakan RK terkait proyek pembangunan Gedung SMPN 3 Karang Bahagia. Ya, RK sempat menjawab bahwa dia akan memenuhi panggilan Kejaksaan. Selanjutnya, RK tidak bisa menjawab ketika ditanya soal ditemukannya laci yang penuh stempel, Desa, Kecamatan hingga Dinas itu. Tuduhannya, pemalsuan dan penipuan,” pungkas sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan ini.

Sebelumnya, viral unggahan video mahasiswa Pelita Bangsa Bekasi yang melakukan investigasi Gedung baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, yang menelan anggaran sebesar Rp13,2 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2018.

Lelang proyek pembangunan Gedung baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia dimenangkan PT. Ratu Angun Pribumi (RAP) dengan penawaran sebesar Rp13.202,776.000 atau 13,2 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp15.273.925.000 atau Rp15,2 milliar dan selesai 2019.

Selain anggaran Rp13,2 miliar ditemukan juga adanya biaya Detail Engineering Design (DED) sebesar Rp270 juta dan jasa konsultan pengawas sebesar Rp200 juta. Namun baru beberapa bulan dipergunakan bangunan baru tersebut sudah mengalami kerusakan dibeberapa bagian. (Indra/Mul)