Wabah Corona, GSBI Bangun Posko Pengaduan Buruh

0
266
Ilustrasi Buruh

BERITA JAKARTA – Setelah satu bulan wabah virus Corona atau Covid-19 dinyatakan secara resmi di ketahui di Indonesia hingga hari ini penyebarannya makin banyak dan luas.

Kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pada tanggal 2 April 2020, pukul 12.00 WIB, jumlah pasien yang positif mencapai 1.790 orang.

“Adanya penambahan kasus konfirmasi positif 113, total 1.790 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Kamis (2/4/2020).

Selanjutnta, pasien yang sudah sembuh totalnya hingga hari ini adalah 112 pasien. Sementara yang meninggal dilaporkan sebanyak 13 orang, sehingga jumlah total 170 orang meninggal.

Sementara itu, di sektor Industri yang hingga hari ini masih terus berproduki di pabrik-pabrik sudah mulai dirasakan dampaknya bagi buruh Indonesia.

“Laporan yang masuk, di wilayah Tangerang sudah mulai terjadi Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK, demikian juga di wilayah Kabupaten Bogor dan Semarang, Jawa Tengah,” terang Kepala Departemen DPP GSBI, Ismet Inoni kepada Beritaekspres.com, Jumat (3/4/2020).

Bahkan beberapa hari lalu lanjut Ismet,  PT. Asietex Sinar Indopratama di Kabupaten Karawang meliburkan buruhnya selama 14 hari dan buruhnya hanya diupah 50 persen saja.

Menyikapi efek dan atau dampak Corona, Dewan Pimpina Daerah Gabungan Serikat Buruh Indonesia (DPD-GSBI) Provinsi Jawa Tengah, membuka buka posko pengaduan bagi buruh yang perusahaan atau pabriknya di liburkan (lockdown) atau di PHK yang berkaitan dengan efek dari Covid-19.

“Para buruh yang berada di wilayah Jawa Tengah, meliputi, Kabupaten Kendal dan Kota, Kabupaten Semarang, Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Tegal dan lain-lain dapat menghubungi posko pengaduan,” jelas Ismet.

Sebelumnya tambah Ismet, beberapa posko pengaduan juga telah dibuka di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Karawang. Untuk itu, ia mendorong agar anggota Organisasi GSBI di daerah-daerah, Kabupaten dan Kota hingga tingkat pabrik dan atau perusahaan segera membuka posko.

“Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah dan Papua Barat segera membuka dan membangun posko-posko pengaduan dan menindaklanjuti berbagai persoalan yang dilaporkan para buruh,” pungkasnya. (Alina)