Polres Metro Bekasi Kota Bersama Tiga Pilar Berikan Bantuan Sembako

0
106
Kapolres: Kombes Pol Wijanarko

BERITA BEKASI – Dampak pandemi virus Corona atau Covid-19 berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat khususnya di Kota Bekasi. Berbagai elemen bersama Pemerintah, terus melakukan gerakan kepedulian, termasuk Polres Metro Bekasi Kota yang membagikan sembako diwilayah, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/5/2020).

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijanarko, Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Inf. Rama Pratama, Kapolsek Bekasi Utara, Kompol H Chalid Thayeb, Danramil 703 Teluk Pucung, Kapten Arm. Agus Sugianto, Lurah Teluk Pucung, Muhamad AR, Bhabinkamtibmas, Babinsa AD dan Pokdarkamtibmas Kelurahan Teluk Pucung.

“Giat dilaksanakan untuk meminimalisir potensi kerawanaan saat terjadi kekurangan bahan makanan khususnya bagi warga kurang mampu,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Wijonarko dilokasi pembagian sembako.

Polres Metro Bekasi Kota

Giat tersebut sambung Kapolres Metro Bekasi Kota, juga dilakukan bersama dengan Tiga Pilar lainnya dalam Building Empati & Social Bonding (Membangun Empati dan Ikatan Sosial) waga Slum Area RT04 dan RT05/RW02, Teluk Pucung, Kota Bekasi.

“Membangun rasa empati dan ikatan sosial baik Polsek Bekasi Utara, Koramil Bekasi Utara dan Kelurahan Teluk Pucung guna antisipasi pihak lain yang ingin memprovokasi masyarakat untuk berbuat kriminal seperti penjarahan, pencurian, perampokan dan sebagainya, akibat dampak penyebaran wabah Covid-19 ini,” jelasnya.

Pelaksanaan penyerahan sembako sendiri dilakukan dengan cara door to door dari rumah ke rumah untuk menghindari kerumunan massa pada pembagian sembako. Hal tersebut dilakukan guna mencegah atau meminimalisir penyebaran Covid-19.

Sosialisasi juga terus dilakukan Tiga Pilar dalam pencegahan penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 yang menjadi pandemi global tersebut. Tercatat, angka positif Covid-19 di Kota Bekasi mencapai 274 sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 940 orang. (Edo)