Community of Practices Virtual Jadi Terobosan Badiklat di Tengah Pandemi Covid-19

0
60
Iwan Kurniawan, Bc.IP, S.H, M.Si.

BERITA SEMARANG – Community of Practices atau Kelompok belajar merupakan salah satu metode pembelajaran non-klasikal bagi para PNS yang memiliki tujuan untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap perilaku PNS.

Balai Diklat Hukum dan HAM Jawa Tengah di tahun 2020 berkesempatan melakukan terobosan dalam menyiasati pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 dengan menyelenggarakan Community of Practice secara virtual melalui video conference.

Kegiatan yang dibuka Kepala Balai Diklat Hukum dan HAM Jawa Tengah, Kaswo diikuti peserta yang berasal dari 8 Kantor Wilayah dengan jumlah peserta 40 orang.

Pada kesempatan itu, Balai Diklat Hukum dan HAM Jawa Tengah menghadirkan Kepala BPSDM Hukum dan HAM Jawa Tengah serta Kepala Biro Perencanaan sebagai Pembicara utama. Community of Practice dilangsungkan selama 2 hari pada 18-19 Mei 2020.

Pada kesempatan ini, Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Dr. Asep Kurnia membawakan tema diskusi mengenai ‘Kebijakan Pengembangan SDM Kementerian Hukum dan HAM’.

Lebih lanjut, beliau mengemukakan Rencana Strategis (Renstra) serta Kemenkumham Corpu sebagai strategi link and match antara pembelajaran, pengelolaan kompetensi dengan pencapaian sasaran kinerja organisasi.

“Banyak perubahan yang perlu dilakukan agar beban pengembagan diri yang telah dilakukan oleh pegawai dapat menjadi syarat kenaikkan pangkat dan jabatan sehingga kenaikan pangkat tersebut akan sesuai dengan kemampuan dan kompetensi pegawai,” ungkap Asep.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan, Iwan Kurniawan sebagai pembicara menyampaikan bahasan Satuan Kerja dalam Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM.

Dirinya mengajak seluruh jajaran yang mengikuti kegiatan Community of Practice untuk menerapkan evaluasi dan focus dalam memperbaiki layanan sesuai dengan hasil survey IPK/IKM yang telah didapat.

“Komitmen yang telah kita sepakati bersama tersebut harus di bawa kemanapun. Tidak hanya berada pada pucuk pimpinan saja tetapi juga pada seluruh jajaran dan pegawai di lingkungan masing-masing dengan cara menyamakan visi dan misi bersama,” terangnya. (Nining)

Biro Semarang