Prapradilan Ditolak, Tim Hukum Ormas PP Kota Bekasi Bakal Lapor ke KY

0
1680
Ketua Tim Hukum MPC Kota Bekasi: Hendri Bandiri Siahaan

BERITA BEKASI – Tim hukum Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi, bakal membuat laporan ke Komisi Yudisial (KY) menyusul putusan Prapradilan yang diajukan MPC PP Kota Bekasi di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A, terkait penangkapan 6 anggotanya yang dinilai sesat dan mengindahkan fakta-fakta yang ada.

“Kami akan laporkan Hakimnya ke Komisi Yudisial, karena putusannya mengabaikan fakta-fakta yang ada,” tegas Ketua Tim Kuasa Hukum MPC PP Kota Bekasi, Hendri Badiri Siahaan usai persidangan, Rabu (24/6/2020).

Menurut Hendri, lokus dari Praperadilan, karena ada dugaan proses penetapan tersangka dan penahanan ke-6 anggota Pemuda Pancasila (PP) tidak prosedural dan melanggar hukum acara.

“Tadinya, kami berharap dari keterangan saksi sebelumnya menjadi pertimbangan Majelis dalam putusannya. Kami, sangat kecewa terhadap sikap Hakim yang dinilai tidak netral dan ada keberpihakan,” ungkap Hendri.

Hal senada juga disampaikan, Bernardus Tamba yang akan mengambil langkah-langkah hukum terkait sikap Hakim dengan segera mengajukan ke Komisi Yudisial terkait dugaan adanya keberpihakan hakim selama proses persidangan.

“Hakim yang disebut mulia selaku wakil Tuhan bertindak dan bersikap seperti itu. Seharusnya mesti menjadi pertimbangan melalui keterangan saksi-saksi fakta. Karena ke-6-nya ditangkap diantara pukul 00.00 WIB hingga masuk waktu Subuh ketika tengah beristirahat dirumah,” kata Bernardus.

Selain itu, tambahnya, proses penangkapan 4 orang anggota PP saat sedang berada dirumah, yakni FY, JS, A, dan EE. Sementara, 1 anggota ditempat Kerja PT. Delta Jakarta, (S) dan 1 orang lagi ditangkap di Jalan, HJ.

“Ke-6 orang anggota PP inilah yang saat ini masih ditahan di Mapolres Metro Bekasi Kota. Selanjutnya kasus ini akan kita bawa ke Kompolnas, Irwasum dan Propam Mabes Polri,” pungkasnya. (Edo)