Insiden Demo Ciptaker, Alumni GMNI Bekasi Minta Kapolres dan Kabag Ops Mundur

0
266
Bambang Hariyanto

BERITA BEKASI – Mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Bambang Hariyanto meminta Kapolres Metro Bekasi beserta Kabag Ops, mundur dari jabatannya, menyusul bentrokan yang terjadi antara mahasiswa Pelita Bangsa dengan aparat kepolisian terkait aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kawasan Industri Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

“Secara langsung saya meminta dengan hormat Bapak Kapolres beserta Kabag Ops untuk mundur dari jabatan bapak,” tegas Bambang kepada Beritaekspres.com, Kamis (8/10/2020).

Dikatakan Bambang, seharusnya pihak aparat kepolisian sudah sepatutnya menjaga masa aksi adik-adik mahasiswa, bukan malah sebaliknya melakukan pemukulan dan tindakan kekerasan hingga ada yang kritis dan harus dilarikan ke Rumah Sakit.

“Dari hasil CT Scan Rumah Sakit ada satu korban yang sampai tempurungnya dinyatakan retak dan sempat dirawat di ICU,” ungkap pria yang dikenal, Tolet Blangkon ini.

Dia pun merasa heran terhadap sikap aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif kepada massa aksi. Padahal, para mahasiswa tidak melakukan tindakan pengerusakan terhadap objek vital.

Apalagi, sambung Bambang, para mahasiswa tidak ada yang membawa senjata tajam (sajam) yang dapat mengancam dan atau membahayakan para petugas kepolisian dalam aksi tersebut.

“Bapak Kapolres Metro Bekasi yang saya hormati, kepolisian adalah abdi negara yaitu sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat yang bekerja secara profesional dan independen, tidak terkecuali mahasiswa yang sedang menyampaikan aspirasinya yang jelas dilindungi oleh Undang-Undang,” katanya.

Bambang menambahkan, menangani para pelaku tindak kriminal dan atau kejahatannya saja menggunakan SOP, apalagi bertugas mengamankan aksi demonstrasi yang sangat jelas adalah aksi damai. Atas insiden tersebut, dirinya menilai telah gagal menjalankan amanat sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.

“Dengan surat terbuka melalui media ini, saya sekali lagi meminta Bapak Kapolres dan Kabag Ops Polres Metro Bekasi untuk mengundurkan diri. Terimakasih,” pungkas Bambang yang juga Mantan Ketua DPC GMNI Bekasi ini. (Mul)