Polri Tangkap Pemilik Akun Sebarkan Hoax 12 Pasal UU Ciptaker

0
115
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

BERITA JAKARTA – Polri menangkap perempuan berinisial VE (36) pemilik akun Twitter @videlyae terkait hoax Omnibus Law atau UU Cipta Kerja. @videlyae diduga menyebarkan hoax 12 Pasal UU Cipta Kerja yang membuat masyarakat terprovokasi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, perempuan asal Makassar itu diduga dengan sengaja menyebarkan 12 Pasal hoax UU Cipta Kerja.

“12 Pasal yang disebarkan itu, seperti uang pesangon dihilangkan, UMP-UMK dihapus, semua cuti tidak ada kompensasi dan lain-lain, sehingga masyarakat terprovokasi,” Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, Jumat (9/10/2020).

Dijelaskan Pol Argo, tim cyber crime dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri lah yang berhasil mengidenrifikasi akun tersebut.

Akun @videlyae diduga telah menyebarkan hoax UU Cipta Kerja, karena isi UU Cipta Kerja sebenarnya tidak seperti yang disebarkan @videlyae.

“Tapi setelah kita melihat bahwa dari undang-undang tersebut ternyata ini adalah hoax, karena tidak benar seperti apa yang telah disahkan DPR,” jelas Argo.

Ternyata hoax ini, tambah Argo, ada yang ngupload. Setelah kita cek lokasinya berada di Sulawesi Selatan di daerah Makassar pada hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020.

“Kemudian kita lakukan penyelidikan adanya seorang perempuan yang diduga melakukan penyebaran yang tidak benar melalui akun Twitternya yakni, Twitter @videlyae,” pungkasnya. (Usan)