Mahasiswa IBM Belajar Ketahanan Pangan Melalui Hydroponik

0
129
Mahasiswa IBM Belajar Ketahanan Pangan

BERITA BEKASI – Mahasiswa dan mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi, Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi sambangi Kampung Tangguh untuk mengetahui Warga RW13 dalam mempertahankan pangan di sektor ekonomi masyarakat di saat pandemi Covid-19.

Kampung tangguh yang berlokasi di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, dikenal sebagai kemandirian dalam menanam pohon Hydroponik yang dilakukan oleh Ibu rumah tangga yang di sebut dengan kelompok Wanita Tani.

Dengan adanya penanaman pohon Hydroponik mampu mengatasi permasalahan ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) secara mandiri.

Ketua RW13, Eddy Kosasih mengatakan, meskipun usianya terbilang muda namun sudah mendapatkan juara diprogram Budidaya Hidroponik dan ternak lele ditingkat RW untuk menjaga ketahanan pangan di Kota Bekasi.

“Di RW13 ini baru berjalan 1 tahunan namun sudah mendapatkan Juara Harapan 1 ditingkat Kota Bekasi bukan hanya itu, dengan adanya ini mereka bisa memperbaiki perekonomiannya melalui UMKM milik mereka,” ujar Eddy Kosasih, Minggu, (28/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Ketua RW13, Eddy Kosasih mengajak mahasiswa yang juga ditemani Dekan IBM Zulkarnain, untuk berkeliling rumah warga untuk melihat langsung kondisi pohon Hydroponik dari bibit hingga siap panen.

“Disini ada 40 KK yang ikut menanam Hidroponik, bukan hanya Hidroponik saja, ternak lele pun disini juga ada, dan hasilnya akan di jual oleh mereka setiap 3 bulan sekali,” jelasnya.

Kendati demikian mahasiswa dalam kesempatan ini juga sedang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2021. Hal inipun, diapresiasi Dekan dan sekaligus menjadi dosen pembimbing.

“Kita menemani anak mahasiswa untuk melihat langsung apa yang akan mereka lakukan dalam pengabdian kepada masyarakat dan mereka memilih tempat ini sangat tepat sekali,” tungkas Zulkarnain seraya mengapresiasi.

Dengan adanya KKN ini, diharapkan mahasiswa dan mahasiswi bisa menyalurkan ilmunya kepada masyarakat banyak dan bisa bermanfaat. (Edo)