Kisah Kompol Ricky Pranata Penangkap Koboy Nenteng Pistol di Duren Sawit

0
401
Polda Metro Jaya

BERITA JAKARTA – Kisah aksi ‘koboi’ jalanan di Duren Sawit, Jakarta Timur, sempat membuat heboh warganet. Pelaku yang belakangan diketahui bernama, Muhammad Farid Andika ini, dibekuk polisi tak lama setelah aksinya viral di media sosial (medsos).

Tak banyak yang tahu siapa sosok penangkap koboi jalanan, Muhammad Farid Andika ini. Dialah, Kompol Ricky Pranata Vivaldy, Kanit Ranmor di Subdit Ranmor Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya (PMJ).

Tak lebih dari 24 jam, Muhammad Farid Andika berhasil diringkus Tim Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya dibawah pimpinan, Kompol Ricky Pranata Vivaldy.

Lulusan Akpol 2009 ini berhasil menangkap, Muhammad Farid Andika disalah satu pusat belanja di bilangan Jakarta Selatan, Jumat 2 April 2021 siang.

Muhammad Farid Andika ditangkap setelah aksi ‘koboi’ di Kawasan Jl. Sugiono, Duren Sawit, Jaktim, Jumat 2 April 2021 dini hari. Muhammad Farid Andika, ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan air shof gun.

Selain itu, dia dijerat dengan Pasal 310 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) karena kelalaiannya menabrak pemotor wanita.

Sebelumnya, Tim Subdit Ranmor dibawah pimpinan Kompol Ricky menggeledah rumah, Muhammad Farid Andika dan kembali menyita air shof gun.

“Untuk kasus yang ditangani Krimum PMJ, sudah kita lakukan penggeledahan dan kita temukan satu senjata lagi, jadi sekarang total dua,” jelas Kabid Humas PMJ, Kombes Yusri Yunus.

Kemarin, lanjut Yusri, sudah dilakukan penggeledahan dan satu orang kita tetapkan sebagai tersangka, yaitu inisial AM alias S. Ini pengembangan dari Saudara MFA bahwa dia membeli dari AM alias S.

Dikatakan Yusri, dua senjata yang dimiliki Farid Andika dibeli dari sosok AM alias S. Yusri menyebut, Farid Andika membeli senjata tersebut dengan transaksi secara langsung.

Perihal awal perkenalan keduanya, Yusri menyebut, pihaknya kini masih melakukan pendalaman, mengingat baru melakukan penangkapan kepada tersangka AM.

“Beli langsung, ketemu langsung. Makanya masih kita dalami,” pungkasnya. (Yon)