Lapas Cikarang Doa Bersama untuk Korban Meninggal di Lapas Tanggerang

0
110
Kelas IIA Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa Barat

BERITA BEKASI – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penertiban jaringan listrik dan peningkatan kewaspadaan keamanan dan ketertiban serta instruksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat kepada seluruh jajaran Kepala UPT PAS yang ada di wilayah Jawa Barat, Minggu (12/9/2021)

Terkait langkah-langkah antisipasi kejadian musibah kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Kalapas Cikarang, S.E.G Johannes atau lebih akrab di sapa Veri, melakukan langkah cepat dengan melaksanakan penertiban penggunaan instalasi listrik pada kamar-kamar hunian.

Kalapas beserta pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cikarang, langsung bergerak cepat melaksanakan pemeriksaan serta penertiban instalasi listrik dengan didampingi jajaran pengamanan.

Pada kegiatan tersebut, Kalapas terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada warga binaan pemasyarakatan tentang tata tertib lapas serta menghimbau warga binaan, terkait ketertiban jaringan listrik dan elemen pemanas air buatan yang dapat memicu korsleting arus listrik.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemeriksaan kelayakan 19 Alat Pemadam Kebakaran (APAR). Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut didapati temuan barang terlarang diantaranya elemen pemanas air buatan dan rakitan instalasi listrik yang langsung dilakukan pembersihan.

Pada kegiatan tersebut juga, Kalapas Kelas IIA Cikarang serta jajaran melakukan pemeriksaan ke seluruh pintu kamar hunian untuk memastikan tidak adanya upaya penguncian kamar dari dalam oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Selain itu, petugas Lapas bersama ribuan warga hunian berkumpul di dalam Masjid dan Blok Hunian Lapas, dengan mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) melakukan doa bersama untuk pada korban kebakaran yang meninggal di Lapas Kelas I Tanggerang.

“Kami juga bersama ribuan warga binaan melakukan doa bersama untuk pada korban yang meninggal akibat kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tanggerang, dimana terdapat 44 korban jiwa dan beberapa masih dalam perawatan rumah sakit akibat luka bakar,” pungkas Veri. (Mul)