Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo Maknai Hari Pahlawan

0
149
Sahid Sutomo, ST

BERITA BEKASI – Tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan pertama kali oleh Ir. Soekarno melalui keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959 silam guna mengenang perjuangan pahlawan-pahlawan bangsa dalam melawan musuh bersama arek-arek Suroboyo.

“Perjuangan ini dicapai sebagai bentuk mempertahankan kemerdekaan terhadap kolonialisme dan imperialisme di Indonesia,” kata Sahid Sutomo, ST, Ketua RW024, Perum Villa Gading Harapan (VGH), Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat berbincang ringan dengan Beritaekspres.com, Sabtu (13/11/2021).

Dikatakan Sahid sapaan akrabnya, memaknai hari pahlawan adalah hal penting, karena merupakan bentuk sebuah penghargaan kita terhadap jasa para pahlawan yang mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Memaknai nilai-nilai kepahlawanan saat ini tidak harus mengangkat senjata dan turun ke medan perang. Peduli dan menjaga lingkungan kita tinggal aja itu sudah merupakan bagian dari menghargai jasa para pahlawan kita yang sudah memperjuangkan negeri ini,” jelasnya.

Dilanjutkan Sahid, sebagai generasi penerus bangsa, seluruh masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi sifat dan sikap kepahlawan yang dapat diteladani melalui perjuangan pahlawan bangsa bisa dilakukan atau dimulai dengan hal-hal yang kecil seperti membangun lingkungan.

“Hari Pahlawan ini sebaiknya dimaknai dengan hal-hal positif, bermanfaat bagi bangsa dan negara. Karena apa yang sudah kita rasakan ini adalah hasil dari perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan segalanya, termasuk nyawa,” tutur Sahid.

Hari Pahlawan, sambung Sahid, bukan hanya menawarkan hadiah atau hadiah seremonial semata, melainkan untuk mengenang para jasa pahlawan yang telah gigih berani, rela mengorbankan jiwa, raga dan hartanya demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Sebagai generasi penerus, kita harus siap menghadapi tantangan di era milenial ini dengan terus belajar memaknai perjuangan dan perjuangannya karena hasil jerih keras para pahlawan merupakan warisan yang harus terus dilanjutkan,” ungkap Sahid.

Selain itu, perjuangan kita juga bisa dilakukan dengan cara bekerja dengan giat dan semangat demi keluarga dan menjadi pahlawan di rumah dan juga bisa menjadi pahlawan bagi lingkungan dimana tempat kita tinggal seperti menjaga dan membangun lingkungan.

“Sebelum kita jauh melangkah kaitan dengan memaknai Hari Pahlawan hayoo kita mulai dari rumah dan lingkungan tempat kita tinggal. Jadilah pahlawan bagi keluarga dan lingkungan kita dulu,” pungkas Sahid. (Indra)