Kajati Kaltim Sambangi Rumah Siswi SD Korban Pengusiran Guru di Sekolah

0
199
Kejati Kaltim Sambangi Rumah Siswi Korban Pengusiran Guru

BERITA KALTIM – Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain. Hal inilah yang selalu dilakukan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim), Deden Riki Hayutul Firman, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Mohamad Mahdy melakukan kunjungan kekediaman Musdalifah.

Musdalifah adalah siswa SD 002 Samarinda yang diusir oleh salah satu gurunya karena tidak memiliki telepon genggam untuk dipergunakan sebagai perangkat pelaksanaan ujian.

Dihadapan Kajati Kaltim, Musdalifah, meminta agar dipindahkan ke SD Setia 014 Samarinda tempat adiknya bersekolah, sehingga pihak keluarga mudah memantau keduanya dengan harapan tidak terulang kembali hal yang dialami, Musdalifah.

Menurut pihak keluarga Musdalifah, pengusiran dari salah satu guru di SD 002 Samarinda berdampak besar bagi psikis anaknya yang hingga saat ini masih belum mengikuti ujian sekolah.

Oleh karenanya, pihak keluarga berharap Musdalifah dapat mengikuti ujian sekolah susulan, dan setelah mendapatkan nilai serta menerima rapor, pihak keluarga sepakat akan memindahkan dari SD 002 Samarinda.

Mendengar kejadian yang dialami Musdalifah, Kejati Kaltim, Deden Riki Hayutul Firman pun memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp10 juta serta memberikan perhatian khusus terkait persiapan langkah dalam kebutuhan pelaksanaan pendidikan Musdalifah. (Sofyan)