Terbukti Terima Suap, Mantan Sekjen Partai NasDem, Rio Capella Divonis 1,6 Bulan Penjara

0
412
Patrice Rio Capella

BERITA JAKARTA – Mantan Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella divonis 1 tahun dan 6 bulan penjara dan dinyatakan telah terbukti menerima uang sebesar Rp200 Juta dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho yang kini berstatus non-aktif dan istrinya Evy, Senin (21/12/2015).

Putusan ini, dibacakan Majelis Hakim yang di Ketuai  Artha Theresia Silalahi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Selain hukuman badan, terdakwa yang sebelumnya dituntut dua tahun penjara ini juga didenda Rp50 Juta atau sebagai penggantinya satu bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan alternatif kedua,” ucap Ketua Majelis Hakim sambil menyebutkan terdakwa melanggar Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Dalam petimbangannya, Majelis menyebutkan meskipun terdakwa telah mengembalikan uang senilai Rp200 Juta tersebut kepada Fransisca Insani Rahesti alias Sisca, tetap tidak menghapus kesalahan yang dilakukannya. “Meski uang sudah dikembalikan, itu tidak menghapus kesalahan terdakwa,” ucap Majelis.

Uang yang diterima terdakwa lanjut Majelis Hakim, melalui Sisca ini sebagai imbalan atas upaya terdakwa mengamankan Gatot Pujo terkait penyelidikan perkara dugaan korupsi dana Bansos Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH), dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemprov Sumatera Utara yang ditangani Kejaksaan Agung.

Atas putusan ini, terdakwa menyatakan menerima dan tidak menyatakan banding. ”Saya terima putusan dan terimakasih,” katanya. Sedangkan Jaksa menyatakan pikir-pikir.

Persidangan kali ini dipenuhi puluhan simpatisan. Mereka membawa kertas bertuliskan agar terdakwa dibebaskan dukungan. “Rio Capella Hanya Korban Politik, kami mendukung agar Pak Rio Capella dibebaskan,” ucap satu diantara mereka dan mereka terus menunggu Rio hingga depan sel Pengadilan.  (Bambang Swantoro)