Kasus Investasi Bodong Mandek Mulai Berjalan dan Naik Penyidikan

0
170
Foto: Ketua LQ Indonesia Law Firm: Alvin Lim dan Presiden RI Ir. Joko Widodo

BERITA JAKARTA – Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA menyampaikan bahwa kabar baiknya setelah ada perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), kasus investasi bodong di Polda Metro Jaya, Mabes Polri dan Kepolisian daerah-daerah yang tadinya mandek seperti PT. Mahkota, langsung jalan dan naik penyidikan.

“Saya dengar kasus-kasus lainnya juga yang mandek di daerah seperti kasus OSO Sekuritas, PT. Mahkota, KSP Indosurya, Kresna Sekuritas, BCP, KSP SB dan Narada sudah mulai jalan kembali, menandakan perjuangan LQ Indonesia Law Firm dan para Netizen yang bantu memviralkan membuahkan hasil,” kata Alvin, Selasa (25/1/2022).

Dikatakan Alvin, ini adalah kemenangan masyarakat pertama dalam sejarah Indonesia melawan kriminal kerah putih, dimana uang bukanlah panglima, tapi masyarakat adalah panglima. Kekuatan Indonesia ke depannya adalah kekuatan Netizen dan Media Massa, sehingga UU kebebasan berpendapat haruslah benar-benar ditegakkan.

“Saya melihat masih ada harapan Indonesia ditangan kepemimpinan Presiden Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit dalam keseriusan membenahi Bhayangkari dan saya berjanji bahwa LQ Indonesia Law Firm akan berada di garda depan, melawan oknum Aparat Penegak hukum dan mengindentifikasi para oknum dengan mengumpulkan bukti untuk membersihkan Institusi Aparat penegakan hukum dari KKN dan gratifikasi,” tegas Alvin.

Sejak video LQ Indonesia Law Firm viral, saya di panggil Itwasum Mabes, Propam dan Paminal Mabes, Tipideksus Mabes dan bahkan Kantor Staff Presiden dalam kesungguhan Pemerintah membenahi oknum di Institusi Aparat Penegakan Hukum.

“Terima kasih banyak atas kemauan untuk pembenahan, semoga jangan hanya suam-suam kuku, tapi atensi dari bapak Presiden Jokowi mengultimatum agar investasi bodong dan skema Ponzi benar-benar diberantas,” ulas Alvin penuh harapan.

Alvin kembali mengulas bahwa Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mengawasi adanya praktik investasi bodong seperti skema ponzi yang telah banyak merugikan masyarakat. Hal itu Jokowi sampaikan saat memberikan sambutan secara virtual pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia dari Istana Kepresidenan Bogor pada Kamis 20 Januari 2022 kemarin.

“Persoalan-persoalan seperti itu juga menjadi tugas kita bersama, dengan OJK sebagai motornya. Di masa sulit, pengawasan tidak boleh kendur karena pengawasan yang lemah akan membuka celah, membuka peluang, bagi munculnya berbagai modus kejahatan keuangan yang ujung-ujungnya akan merugikan masyarakat. Hal seperti ini, tidak boleh terjadi lagi,” pungkas Alvin. (Indra)