FPPSKI Bersama Senapati Nusantara Gelar Festival Pencak Silat Keris

0
275
FPPSKI Bersama Senapati Nusantara

BERITA JAKARTA – Forum Pelestari Pencak Silat Keris Indonesia (FPPSKI) bekerjasama dengan Senapati Nusantara menyelenggarakan Festival Pencak Silat Keris. Kegiatan itu, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Keris Nasional yang jatuh pada 25 November 2021.

Kegiatan yang dibuka pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pusat FPPSKI, perwakilan Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan beberapa tamu undagan lainnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Jenderal (Sekjend) FPPSKI, Narwan Riyadi, Dewan Pembina FPPSKI, Sehelman Edianto, SH, Wakil Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Nurjianto dan Encu Suhani selaku Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Sekjend FPPSKI sekaligus Pemrakarsa pendirian FPPSKI, Narwan Riyadi memaparkan secara singkat, terkait dengan sejarah berdirinya, Forum Pelestari Pencak Silat Keris Indonesia atau FPPSKI yang mulai dibentuk sejak tahun 2019 lalu.

Awalnya, kata Riyadi, FPPSKI hanyalah berbentuk tim atau kelompok yang kami beri nama Indonesia Keris Style yang pada saat itu kami bentuk tim tersebut guna untuk pelaksanaan Flash Mob Pencak Silat Keris yang kami selenggarakan di UPK Kota Tua.

“Saat itu, saya dan beberapa tim yang tergabung memiliki pandangan yang sama bahwa pengunaan senjata keris dalam peragaan pencak silat akan membawa dampak dan pengaruh yang positif bagi upaya untuk membantu melestarikan keris,” terangnya, Minggu (28/11/2021).

Kami merasa, sambung Riyadi, bersyukur ternyata tim yang mulanya kami bentuk hanya untuk penyelengaraan kegiatan Flash Mob tersebut masih tetap bersama-sama sampai saat ini dengan wadah FPPSKI untuk tetap konsisten bersama para anggota kami dari berbagai perguruan pencak silat untuk mendorong upaya pelestarian keris melalui bidang seni pencak silat.

Lebih lanjut Riyadi menyampaikan, bahwa beberapa minggu yang lalu dirinya menemukan sebuah unggahan di media sosial (medsos) Facebook yang mengatakan bahwa di Indonesia tidak ada pencak silat keris.

“Dengan ditemukannya unggahan itu saya berharap hal tersebut baiknya disikapi secara bersama sebagai penyemangat para anggota FPPSKI untuk lebih gencar mensosialisasikan dan melestarikan pencak silat keris di Indonesia agar dapat lebih dikenal baik dalam skup nasional maupun Internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Senapati Nusantara, Nurjianto menyampaikan bahwa Sekretaris Jenderal Senapati Nusatara, Ir. Hasto Kristianto tidak dapat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan dikarenakan sedang ada tugas lain yang tidak dapat ditinggalkannya.

“Kami dari pihak Senapati Nusantara dan Sekjend Senapati Nusantara Bapak Ir. Hasto Kristianto akan terus mendung upaya-upaya FPPSKI dalam mendorong pelestarian keris melalui bidang seni pencak silat. Dirinya meyakini bahwa kedepan karya-karya yang FPPSKI dan Senapati Nusantara persembahkan akan mampu membawa dampak pemajuan yang baik bagi kelangsungan pelestarian keris di Indonesia,” ujarnya.

Suhelman Edianto, SH selaku Dewan Pembina FPPSKI menyampaikan dan menegaskan agar seluruh anggota FPPSKI terus menambah kesadarannya untuk tidak hanya bergerak secara kooperatif dilapangan dalam upaya pelestarian keris tetapi juga mampu mensosialisasikan kegiatan-kegiatan FPPSKI melalui jejaring media sosial.

“Saya merasa bangga dan terharu dengan perjuangan dan semangat para adik-adik generasi muda yang sangan hari ini mengikuti kegiatan yang diselenggarakan FPPSKI,” ungkapnya.

Kalian tambah Suhelman, sudah luar biasa namun perlu saya sarankan baiknya selain koopertaif dalam menjalankan kegiatan guna untuk melestariakan pencak silat keris, kalian juga harus lebih kompak untuk menosialisasikan pencak silat keris Indonesia dengan memanfaatkan jejaring media sosial.

“Agar keberadaan pelestarian pencak silat keris di Indonesia dapat lebih dikenal secara luas oleh kalangan masyarakat,” pungkasnya.

Pelaksanaan Festival Pencak Silat Keris Indonesia yang memperebutkan Piala dan Piagam Senapati Nusantara tersebut berjalan dan berlangsung selama satu hari dengan diikuti 36 Peserta dari berbagai perguruan pencak silat yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan Banten dimana 36 peserta tersebut mengikuti kegiatan secara langsung dan 5 peserta dari luar daerah yang mengikuti secara virtual. (Agus)